Hadits Tentang Keutamaan Niat


www.hadits21.info - Sering diantara kita dalam mengerjakan sesuatu kadang kala dengan niat yang postif kadang kala dengan niat negatif. Kedua hal tersebut memiliki segi pahala dan segi dosa dimata Allah SWT, dengan niat baik Allah akan memberikan pahala kepada seseorang 1 pahala meskipun itu belum dikerjakan dan dengan niat buruk pula Allah akan memberikan pahala kepada seseorang tatkala dimana niat itu diurungkan akan dikerjakan. Oleh karena itu niat merupakan hal yang utama dalam melakukan segala hal. Sebagaimana hadits berikut ini tentang keutamaan niat.

حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ عَلْقَمَةَ بْنَ وَقَّاصٍ اللَّيْثِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى الْمِنْبَرِ. قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

(BUKHARI - 1) : Telah menceritakan kepada kami Al Humaidi Abdullah bin Az Zubair dia berkata, Telah menceritakan kepada kami Sufyan yang berkata, bahwa Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id Al Anshari berkata, telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ibrahim At Taimi, bahwa dia pernah mendengar Alqamah bin Waqash Al Laitsi berkata; saya pernah mendengar Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan" – Hadits No.1 Shahih Bukhaari dalam software lidwa pusaka.

Keterangan hadits:

Sanad hadits keutamaan niat ini diantaranya adalah Umar bin al-Khatab bin Naufal – Alqamah bin Waqash bin Mihshan – Muhammad bin Ibrahim bin al-Harits bin Khalid – Yahya bin Sa’id bin Qais – Sufyan bin ‘Uyainah bin Abi ‘Imran Maimun – Abdullah. Untuk mengetahui biografinya bisa dilihat tabel berikut ini:
  • Nama Lengkap : Abdullah bin Az Zubair bin 'Isa bin 'Ubaidillah
  • Kalangan : Tabi'ul Atba' kalangan tua
  • Kuniyah : Abu Bakar
  • Negeri semasa hidup : Marur Rawdz
  • Wafat : 219 H
ULAMA
KOMENTAR
Ahmad bin Hambal
imam
Abu Hatim
tsiqah imam
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani
tsiqoh hafidz
Adz Dzahabi
seorang tokoh

  • Nama Lengkap : Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun
  • Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
  • Kuniyah : Abu Muhammad
  • Negeri semasa hidup : Kufah
  • Wafat : 198 H
ULAMA
KOMENTAR
Ibnu Hibban
Hafidz mutqin
Al 'Ajli
Tsiqah tsabat dalam hadits
Adz Dzahabi
Ahadul A'lam
Adz Dzahabi
Tsiqah Tsabat
Adz Dzahabi
Hafidz imam

  • Nama Lengkap : Yahya bin Sa'id bin Qais
  • Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
  • Kuniyah : Abu Sa'id
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 144 H
ULAMA
KOMENTAR
Ibnu Sa'd
Tsiqah
Ahmad bin Hambal
paling tsabat
Abu Hatim
Tsiqah
An Nasa'i
tsiqah ma`mun
Abu Zur'ah
Tsiqah
Yahya bin Ma'in
Tsiqah
Al 'Ajli
Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani
tsiqah tsabat
Adz Dzahabi
imam

  • Nama Lengkap : Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits bin Khalid
  • Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
  • Kuniyah : Abu 'Abdullah
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 120 H
ULAMA
KOMENTAR
Ya'kub Ibnu Syaibah
Tsiqah
Ibnu Hajar al 'Asqalani
Tsiqah lahu Afrod
Adz Dzahabi
Mereka Mentsiqahkan

  • Nama Lengkap : Alqamah bin Waqash bin Mihshan
  • Kalangan : Tabi'in kalangan tua
  • Kuniyah :
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat :
ULAMA
KOMENTAR
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
An Nasa'i
Tsiqah
Ibnu Hajar
tsiqah tsabat

  • Nama Lengkap : Umar bin Al Khaththab bin Nufail
  • Kalangan : Shahabat
  • Kuniyah : Abu Hafsh
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 23
ULAMA
KOMENTAR
Shahabat

Untuk klasifikasi hadits keutamaan niat diatas, para pembaca sudah pasti bisa menebak bukan. Jika dilihat dari segi kitab, hadits ini diambil dari kitab shahih bukhari yang keshahihan hadits dari kitab tersebut sudah dibenarkan oleh para muhaditsin. Adapun dari segi sanad hadits tersebut sudah pasti menjelaskan bahwa hadits tersebut kuat untuk dijadikan hujjah.

untuk mendownload artikel hadits tentang keutamaan niat bisa klik laman "download artikel" atau bisa menuju langsung klik disini

Menuju Link Click here

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hadits Tentang Keutamaan Niat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel