Hadits Tentang Kaharusan Buang Hajat Ditempat Sepi


www.hadits21.info - Setiap orang pernah berhajat, baik itu buang air kecil maupun air besar. Dalam Islam ketika sedang berhajat ke WC disunahkan untuk berdoa agar terhindar dari syetan. Selain itu, sebagai umat Islam perlu diperhatikan juga ketika dalam membuang hajat, yakni keharusan membuang hajat pada tempat sepi. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah tatkala beliau membuang hajatnya, beliau pergi ketempat sepi dari ramian orang. Untuk itu, Sebagai seorang muslim kita harus mencontoh Nabi Muhammad SAW. Adapun bukti hadits tentang keharusan membuang hajat ditempat sepi, salah satunya terdapat dalam kitab Sunan Abu Daud yang berbunyi:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا ذَهَبَ الْمَذْهَبَ أَبْعَدَ

(ABUDAUD - 1) : Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab al Qa'nabi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yakni bin Muhammad dari Muhammad yakni bin Amru dari Abu Salamah dari Al Mughirah bin Syu'bah bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak pergi untuk buang hajat, maka beliau menjauh. Hadits keharusan buang hajat ditempat sepi ini di ambil dari kitab sunan Abu Daud No.1 dalam software lidwa pusaka.

حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَرَادَ الْبَرَازَ انْطَلَقَ حَتَّى لَا يَرَاهُ أَحَدٌ

(ABUDAUD - 2) : Telah menceritakan kepada kami Musaddad bin Musarhad telah menceritakan kepada kami Isa bin Yunus telah mengabarkan kepada kami Isma'il bin Abdul Malik dari Abu az Zubair dari Jabir bin Abdullah bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila hendak buang hajat, maka beliau pergi hingga tidak ada seorang pun yang melihatnya. Hadits keharusan buang hajat ditempat sepi ini merupakan hadits ke-2 dari kitab Sunan Abu Daud dalam software lidwa pusaka.

Keterangan hadits:

Sanad hadits tentang kaharusan buang hajat ditempat sepi pada kedua hadits tersebut diantaranya:

Sanad hadits pertama, Al-Mughirah bin Syu’bah bin Abi ‘Amir – Abdullah bin ‘Abdur Rahman bin ‘Auf – Muhammad bin ‘Amru bin ‘Al-qamah bin Waqash – Abul ‘Aziz bin Muhammad bin ‘Ubaid bin Abi ‘Ubaid – Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab

Adapun sanad pada hadits kedua tentang keharusan buang hajat ditempat sepi yakni, Jabir bin n’Abdullah bin ‘Amru bin Haram – Muhammad bin Muslim bin Tadrus – Islam’il bin ‘Abdul Malik bin Abu Ash Shaghir – Isa bin Yunus bin Abi Ishaq – Musaddad bin Musriha bin Musribal bin Mustawid.

Untuk melihata biografi sanad pada kedua hadits tentang keharusan buang hajat ditempat sepi, pembaca bisa melihat tabel berikut ini:
  • Nama Lengkap : Al Mughirah bin Syu'bah bin Abi 'Amir
  • Kalangan : Shahabat
  • Kuniyah : Abu 'Isa
  • Negeri semasa hidup : Kufah
  • Wafat : 50 H
ULAMA
KOMENTAR
Shahabat

  • Nama Lengkap : Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf
  • Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
  • Kuniyah : Abu Salamah
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 94 H
ULAMA
KOMENTAR
Abu Zur'ah
tsiqah imam
Ibnu Hibban
Tsiqah

  • Nama Lengkap : Muhammad bin 'Amru bin 'Alqamah bin Waqash
  • Kalangan : Tabi'in kalangan pertengahan
  • Kuniyah : Abu 'Abdullah
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 145 H
ULAMA
KOMENTAR
Abu Hatim
shalihul hadits
An Nasa'i
laisa bihi ba`s
Abu Ahmad bin Adi
shalihul hadits
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Yahya bin Ma'in
Tsiqah
Ibnu Mubarak
laisa bihi ba`s
Ibnu Hajar al 'Asqalani
Shaduuq

  • Nama Lengkap : Abdul 'Aziz bin Muhammad bin 'Ubaid bin Abi 'Ubaid
  • Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
  • Kuniyah : Abu Muhammad
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 187 H
ULAMA
KOMENTAR
Yahya bin Ma'in
laisa bihi ba`s
Abu Zur'ah
buruk hafalan
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Al 'Ajli
Tsiqah

  • Nama Lengkap : Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab
  • Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa
  • Kuniyah : Abu 'Abdur Rahman
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 221 H
ULAMA
KOMENTAR
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar
tsiqah ahli ibadah
Abu Hatim
tsiqah hujjah

  • Nama Lengkap : Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram
  • Kalangan : Shahabat
  • Kuniyah : Abu 'Abdullah
  • Negeri semasa hidup : Madinah
  • Wafat : 78 H
ULAMA
KOMENTAR
Shahabat

  • Nama Lengkap : Muhammad bin Muslim bin Tadrus
  • Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
  • Kuniyah : Abu Az Zubair
  • Negeri semasa hidup : Marur Rawdz
  • Wafat : 126 H
ULAMA
KOMENTAR
Ahmad bin Hambal
laisa bihi ba`s
Yahya bin Ma'in
Tsiqah
Ya'kub bin Syu'bah
shaduuq tsiqah
An Nasa'i
Tsiqah
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnul Madini
tsiqah tsabat
Ibnu Hajar al 'Asqalani
Shaduuq
Adz Dzahabi
tsiqoh hafidz

  • Nama Lengkap : Isma'il bin 'Abdul Malik bin Abu Ash Shaghir
  • Kalangan : Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
  • Kuniyah : Abu 'Abdul Malik
  • Negeri semasa hidup : Marur Rawdz
  • Wafat :
ULAMA
KOMENTAR
Yahya bin Ma'in
laisa bihi ba`s
Ahmad bin Hambal
mungkarul hadits
Abu Hatim
bukan kategori orang yang kuat dalam hadit
Al Bukhari
Haditsnya ditulis
Ibnu Al Jaruud
bukan kategori orang yang kuat dalam hadit
Ibnu 'Ammaar
Dla'if
Abu Daud
Dla'if
Ibnu 'Adi
Haditsnya ditulis
Ibnu Hajar Al 'Asqalani
Shaduq banyak keraguan

  • Nama Lengkap : Isa bin Yunus bin Abi Ishaq
  • Kalangan : Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
  • Kuniyah : Abnu 'Amru
  • Negeri semasa hidup : Kufah
  • Wafat : 187 H
ULAMA
KOMENTAR
Ahmad bin Hambal
Tsiqah
Abu Hatim
Tsiqah
An Nasa'i
Tsiqah
Yahya bin Ma'in
Tsiqah
Ibnu Madini
Tsiqah
Al 'Ajli
Tsiqah
Abu Zur'ah
Hafizh
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani
tsiqah ma`mun
Adz Dzahabi
"Ahadul A'lam Fil Hifdzi Wal ""ibadah"

  • Nama Lengkap : Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid
  • Kalangan : Tabi'in kalangan biasa
  • Kuniyah : Abu Al Hasan
  • Negeri semasa hidup : Bashrah
  • Wafat : 228 H
ULAMA
KOMENTAR
Yahya bin Ma'in
Shaduuq
Ahmad bin Hambal
Shaduuq
An Nasa'i
Tsiqah
Al 'Ajli
Tsiqah
Abu Hatim
Tsiqah
Ibnu Hibban
disebutkan dalam 'ats tsiqaat
Ibnu Hajar al 'Asqalani
tsiqoh hafidz
Adz Dzahabi
Hafizh

Hemat Penulis, dari keterangan sanad hadits tentang keharusan buang hajat ditempat sepi dari kedua hadits tersebut memilki jalur sanad yang berbeda. Adapun kualitas hadits sebagaimana dalam biografi sanad yang telah dipaparkan, penulis menyimpulkan bahwa ada beberapa perawi dari sanad hadits tentan kaharusan buang hajat ditampat sepi seorang dhaif, shaduq dan bukan orang yang kuat hafalannya. Namun diantara kedua hadits tersebut hadits pertama kedudukan kualitas haditsnya lebih tinggi dari pada hadits kedua meskipun kedua hadits tersebut sanad pertamanya dari sahabat.

Dari asusmsi tersebut, bahwasannya hadits tentang keharusan buang hajat ditempat sepi secara amaliyah merupakan hal yang sewajarnya dilakakukan bagi setiap umat Islam. Untuk itu hadits ini bisa dijadikan sebagai hujjah dalam melaksanakan hukum Islam.

Untuk mendownload hadits tentang keharusan buang hajat ditempat sepi, pembaca bisa mendwonloadnya pada laman "Download Artikel" atau bisa langsung klik disini.

Menuju Link Click here

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hadits Tentang Kaharusan Buang Hajat Ditempat Sepi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel